Selasa, 02 Februari 2016

Preview 3 & 4

Pengantar 
• Psikologi Sosial adalah ilmu pengetahuan.
• Salah satu syarat ilmu pengetahuan adalah penggunaan metode ilmiah.
• Metode Ilmiah : cara yang digunakan untuk memeroleh pengetahuan atau kebenaran dengan menggunakan kaidah ilmiah.
• Kaidah ilmiah : sistematis, terukur, objektif, logis.

TUJUAN RISET PSIKOLOGI SOSIAL 
• Deskripsi
• Analisis kausalitas
• Penyusunan teori
• Aplikasi 

METODE DALAM PSIKOLOGI SOSIAL
• Berdasarkan tempat : 
  1. Laboratorium (lebih tetap, belum tentu valid)    
  2. Lapangan (fleksibel, fakta real)

• Berdasarkan metode : 
  1. Observasi
   - Sistematis : mengamati secara hati-hati perilaku yang ada. 
   - Alamiah : mengamati perilaku pada seting alami tanpa intervensi dari peneliti.
 
  PERAN OBSERVER 
  ▷ Partisipan 
      - obsever dalam mempelajari situasi terlibat didalam aktifitas di tempat penelitian
      - keuntungan : observer memperoleh informasi yang utuh dan detail
      - kelemahan : kesulitan dalam membuat catatan dan ketidaknyamanan orang yang di observasi
  ▷ Non-Patisipan
      - observer dalam memperoleh informasi tidak terlibat langsung dengan aktivitas partisipan
      - keuntungan : dapat merekam dan membuat catatan dengan baik
      - kelemahan : observer tidak mendapat pengalaman yang utuh dan partisipan

  KELEBIHAN OBSERVASI
  ▷ Mampu merekam semua data yang terjadi pada seting alamiah
  ▷ Data bersifat aktual 
  ▷ Dapat mempelajari individu yang mempunyai kesulitan verbal dalam menyampaikan ide

  KEKURANGAN OBSERVASI 
  ▷ Terbatasnya tempat dan waktu untuk di observasi
  ▷ Kesulitan membina rapport dengan individu
  ▷ Tidak mampu mengungkap hal-hal bersifat personal (emosi, nilai) 

   2. Metode Survai 
      - Metode survai : sebuah Metode penelitian dimana sejumlah besar orang diminta untuk menjawab pertanyaan tentang sikap dan tingkah laku tertentu (Baron & Byrne, 2003)
      - Penelitian survai merupakan satu cara untuk mengumpulkan data secara efektif dan ekonomis terhadap sampel

  JENIS METODE SURVAI 
  ▷ Cross Section : digunakan untuk pengumpulan data yang merefleksikan sikap, opini atau belief pada waktu tertentu.
  ▷ Longitudinal : berlangsung pada waktu yang sama

  FUNGSI DAN TUJUAN 
  - Mengetahui pikiran, pendappat dan perasan orang 
  - Memahami kebutuhan atau keinginan suatu masyarakat 
  - Mengetahui tren atau kepentingan di masyarakat 
  - Identifikasi karakteristik 

 
  3. Korelasional
      - Korelasional = hubungan
      - Penelitian korelasional : penelitian yang menghubungkan min dua variabel dalam suatu penelitian
      - Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan dua atau lebih variabel 
      - Penelitian korelasional hanya melihat seberapa jauh hubungan atau keterikatan antar variabel bukan melihat sebab-akibat

  JENIS KORELASIONAL 
  Ada dua jenis korelasional : 
  1. Explanasi (penjelas) 
      Korelasi yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antar variabel
      Ciri-ciri : 
       - Terdiri dari dua atau lebih variabel 
       - Mengukur pada satu waktu 
       - Terdapat minimal dua skor
       - Sebagai satu kelompok
       Contoh  : hubungan efikasi diri dan penyesuaian diri
  2. Prediksi 
      Korelasi yang bertujuan untuk memprediksi suatu variabel (outcome)
      Ciri-ciri :
       - Minimal terdapat dua atau lebih variabel 
       - Mengukur dalam dua waktu
       - Minimal terdapat dua skor
       - Tujuan untuk memprediksi outcome atau performance 
       Misalnya : IQ memprediksi IPK  mahasiswa
 
  KELEBIHAN DAN KELEMAHAN 
  ▷ Kelebihan : 
      - Mengetahui sejauh mana hubungan antar variabel 
      - Dapat mengetahui hubungan variabel dalam jumlah banyak dalam satu waktu 
  ▷ Kelemahan :
      - Tidak mengetahui hubungan sebab-akibat 

  4. Eksperimen 
      Penelitian  kuantif, mengetahui dampak treatment pada outcome 
 
  KARAKTERISTIK EKSPERIMEN 
  - Memilih partisipan dan Penugasan random (random assignment)
  - Intervensi atau manipulasi terhadap satu atau lebih kelompok
  - Outcome diukur diakhir peneltian eksperimenIdentifikasi ancaman terhadap validitas
  - Perbandingan Statistikal antar kelompok
 
  JENIS PENELITIAN EKSPERIMEN
   Eksperimen                           ⇨                        Non Eksperimen
          ⇩         ↘                 ↘
        True         Lapangan   Laboratorium
          ⇩
       Kuasi

  EKSPERIMEN LAPANGAN
  Eksperimen lapangan adalah kajian penelitian dalam suatu situasi nyata (Kerlinger, 1990).
  ▷ Kelebihan :
     -Validitas ekternal tinggi
     - Cocok untuk mengkaji proses sosial psikologis yang kompleks
  ▷ Kelemahan
      - Sulit melakukan kontrol dan manipulasi
      - Validitas internal rendah
      - Waktu relatif lama

  EKSPERIMEN LABORATORIUM
  - Eksperimen laboratorium adalah kajian penelitian di mana semua variabel bebas yang berpengaruh namun tidak relevan dengan masalah yang sedang diselidiki dminimalkan (Kerlinger, 1990)
  - Fungsi:
    a. untuk mengkaji relasi dalam kondisi murni
    b. pengujian dapat dilakukan dalam berbagai seting
    c. mempertajam teori dan hipotesis.
  - Kekuatan: kontrol sempurna dan hasil lebih akurat, Validitas Internal tinggi.
  - Kelemahan : kurangnya kekuatan bariabel bebas dan validitas eksternal rendah.

  
  METODE PENGUMPULAN DATA
   - Pelaporan diri : Subjek diminta mengisi angket/kuesioner
   - Observasi : Mengamati subjek secara langsung
   - Arsip : Datanya berasal dari data yang telah dikumpulkan untuk tujuan lain
   - Internet : Riset dilakukan dengan menggunakan internet.

   ETIKA RISET
   - Informed Consent : Persetujuan untuk berpartisipasi dalam riset setelah mengetahui aspek manfaat dan risiko.
   - Debriefing : Menjelaskan tujuan dan prosedur riset kepada partisipan.
   - Minimal risiko : Risiko riset tidak boleh lebih besar darpada ketimbang risiko dalam kehidupan sehari-hari.

Preview Film "I'm Not Stupid"

Film ini bercerita tentang 3 orang anak bernama Tom, Jerry (adik Tom) dan Chengcai.
Tom dan Jerry hidup dalam keluarga berada. Namun meskipun hidup mereka seperti itu, ada hal yang sulit mereka dapatkan, yaitu perhatian dari orang tua mereka. Karena sibuk dengan pekerjaan masing-masing, Ibu dan Ayah mereka sulit untuk memberikan perhatian kepada Tom dan Jerry. Orang tua mereka tidak pernah bangga dengan bakat dari Tom dan Jerry. Karena hal tersebut, mengubah sikap mereka berdua, yang awalnya anak baik-baik berubah menjadi anak yang nakal. Tom bergaul dengan anak-anak berandalan yang mengajarkan dia untuk mencuri, menonton film dewasa, merokok. Sedangkan Jerry, hanya karena dia ingin orang tuanya hadir untuk menonton Drama Sekolah, dia rela menjual kartu pokemonnya dan mencuri dikantin hanya untuk membeli  waktu ayahnya untuk 1jam saja dengan membayar uang itu kepada ayahnya.
Tom merupakan anak yang tidak terlalu pintar, namun dia cukup berbakat dalam bidang IT. Tapi bakatnya tersebut tidak pernah dihargai oleh orang tuanya, apalagi Ibunya. Tom juga tidak pernah mendapatkan pujian atas apa yang sudah dia lakukan.
Chengcai, anak dari keluarga yang bisa dibilang tidak mampu. Ibunya sudah meninggal dan Ayahnya adalah mantan napi. Ayahnya mendidiknya dengan keras dan tegas, yang akhirnya membuat Chengcai menyukai ilmu bela diri. Chengcai berlatih bela diri sendiri dan banyak menonton film tentang bela diri. Tapi ayahnya tidak menyukai bakatnya tersebut, karena ayahnya tidak mau Chengcai bernasib yang sama dengannya.
Di sekolah, Tom dan Chengcai sering dimarahi dan ditekan oleh gurunya. Sang guru tidak pernah memperdulikan bakat mereka dan hanya menuntut mereka untuk mendapatkan nilai yang bagus.

Preview 1 & 2

APA ITU PSIKOLOGI SOSIAL?
Cabang Psikologi untuk memahami dan menjelaskan cara berpikir, berperasaan dan berperilaku individu ( Baron & Byrne, 2004 )
• Hakikat dan sebab-sebab perilaku ( Myers, 2002 )
• Ilmu tentang pengalaman dan perilaku individu dalam kaitannya dengan situasi stimulus sosial
  -> bukan hanya manusia tapi juga benda ( Sherif, Musfer, 1956 )
• Mempelajari hakikat dan bagaimana menjelaskan cara berpikir seseorang.

Ilmiah
Usaha untuk memperoleh fakta untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran.
Caranya : mengumpulkan, mencatat, menganalisa data.

Sifat atau ciri penelitian : 
1. Pasif  ⇨ hanya memperoleh gambaran tentang suatu keadaan (explainatori) kualitatif.
2. Aktif   ⇨ memecahkan suatu persoalan, menguji hipotesa, kuantitatif.

Metode :
1. Kualitatif : Primer        Sekunder
                       Interview    Observasi
2. Kuantitatif

Interaksi Sosial
Hubungan Sosial antar individu satu dengan yang lain yang saling mempengaruhi (Chaplin)

  Karakter individu
             ⇩
   Proses kognisi
 & persepsi situasi⇨evaluasi atas sistuasi sosial⇨kecenderungan berperilaku⇨perilaku yang tampak
             ⇧
    Situasi sosial


STIMULUS SOSIAL: 
Stimulus yang menimbulkan perilaku sosial.
• Stimulus juga termasuk perilaku manusia dan produk manusia seperti hukum, norma, peraturan.
• Dalam psikologi sosial, unit analisnya adalah perilaku individu dalam arti perilaku sosial individu.
• Perilaku sosial adalah bagaimana individu mempersiapkan.

INTERAKSI SOSIAL:  
• Hubungan sosial antar individu satu dengan yang lain, saling mempengaruhi satu dengan lainnya.
• Dalam interaksi sosial terdapat perilaku individu dan perilaku individu dana perilaku seksual.

SEJARAH PSIKOLOGI SOSIAL
1. Masa Pra Kelahiran
2. Masa awal
3. Perang Dunia I & II 
4. Mutakhir (masa sekarang dan yang akan datang)

MASA PRA KELAHIRAN 
• Zaman Yunani Klasik ⇨ ilmu filsafat (Plato dan Aristoteles)
• Lazarus & Steindnal, 1860 : mempelajari bahasa, tradisi & institusi masyarakat 
                                                    ⇨ dipengaruhi oleh antropologi.
• Wundt, 1880 ⇨ psikologi rakyat.
• Durkheim ⇨ perilaku masyarakat
• Filsuf Prancis Augus Comte ⇨ peletak dasar psikologi sosial secara empiris.

MASA AWAL 
• 2 Buah Buku : Psikologi Sosial tahun 1908 oleh Mc.Dougall & Ross.
                                  (Psikologi)           (Sosiologi)  
                                          ⇩                          ⇩
                                     Insting            Struktur Sosial 
• Allport : Buku Psikologi Sosial, pendekatan individu dalam perilaku sosial.
• Sherif : pembentukan normal sosial.

MASA PERANG DUNIA I & II 
• Otoritarianisme
• Proses individual dan proses interaksi sosial.
• Psikologi Gestalt : proses kesadaran kognitif terhadap perilaku sosial individu.

DARI MASA KE MASA 
1970-1980 : tentang atribusi, sikap, gender, psikologi lingkungan, diskriminasi seks.
Terapan : psikologi lingkungan kerja, psikologi kepolisian.
Pasca 1990 : penelitian kognisi & penerapan psikologi sosial dengen perspektif kultural & kemajemukan                         sosial.

Penelitian
• Norman Triplet (1898) : bersepeda ramai lebih cepat daripada sendiri
                                             ⇨ kehadiran orang lain meningkatkan prestasi.
• 1920-1930 ⇨ Western Electric : motivasi sosial keryawan = atau lebih besar dari motivasi ekonomi.
• Sherif (1936) : pembentukan norma kelompok.
• K. Lewin (1947) : pengaruh kelompok lebih kuat daripada penceramah.
• E.E Smith (1961) : teori disonansi kognitif.
• Milgram (1963) : otoritas.

Kajian
• Analisis sosial ⇨ Revolusi Prancis, orang jadi emosional ketimbang rasional.
                                  Jerman dan AS : kehadiran orang lain dalam memacu prestasi seseorang.
•               Psikologi sosial                vs                     Kepribadian
                            ⇩                                                               ⇩
       Fokus pada perilaku yang                   Internal pribadi dan perbedaan
          saling mempengaruhi.                                    tiap individu.